PENYAJIAN LISAN menurut Surono Dkk
Berpidato termasuk
dalam ragam lisan. Istilah berpidato sejajar dengan berceramah, berkhotbah, dan
berorasi. Perbedaan yang tampak antara istilah tersebut terletak pada ada
tidaknya penciptaan teknik style dan houding. Kriteria pidato yang baik
mencakup dua faktor, yaitu
1) Internal,
yaitu berkait secara langsung dengan penciptaan style (unsur kebahasaan).
2) Eksternal,
yaitu berkait dengan penciptaan houding (unsur nonkebahasaan).
Tata
cara berpidato sudah semestinya mengacu pada kebenaran urutan penyusunan sebuah
wacana/bentuk karangan, yaitu berpola urutan : pembukaan – pengembangan (isi) –
penutup (isi pidato). Persoalan etika selama berpidato juga perlu diperhatikan
dengan benar dan baik sebab etika merupakan bagian tampilan, baik secara
lahiriah maupun rohaniah. Oleh sebab itu, pembicara yang baik, sebelum
berpidato, hendaknya melakukan observasi atas fakta kondisi sosial budaya
masyarakat setempat demi kepentingan etika.
Komentar
Posting Komentar