MEMBACA KRITIS menurut Surono Dkk

Tujuan membaca adalah upaya memperkaya pengetahuan guna pengembangan daya nalar. Hal ini merupakan model pokok untuk penulisan ilmiah. Membaca kritis adalah kegiatan membaca sumber bacaan untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya dengan memberikan penilaian atau pertimbangan tertentu terhadap akuransi sumber bacaan yang dilakukan dengan cepat, tepat, dan teliti.
Keberagaman membaca kritis tersebut dapat dilakukan dengan dua teknis membaca, yaitu :
1.      Membaca cepat/sekilas. Dilakukan dengan dua tujuan, yaitu : (1) membaca cepat untuk menemukan topik sumber bacaan dan (2) membaca cepat untuk menemukan informasi khusus dari sumber bacaan.
2.      Membaca intensif/teliti. Digunakan untuk mencari informasi rinci dari sumber bacaan.

Tulisan ilmiah bisa juga berasal dari intisari atau bagian dari hasil penelitian dan makalah yang pernah dipresentasikan dalam forum tertentu. Teknik membaca tulisan artikel ilmiah ini, pembaca harus memperhatikan pernyataan masalah, meringkas butir-butir penting setiap artikel, menyitir konsep-konsep penting, menentukan bagian yang dikutip, menentukan implikasi dari bagian/sumber yang akan dikutip, menentukan posisi penulis sebagai pengutip.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEANEKARAGAMAN BUDAYA menurut John J. Macionis

STRATIFIKASI SOSIAL menurut John J. Macionis

HEADLINE KOMPAS.COM : KPK SITA UANG RP 4 MILIAR DAN 13 KENDARAAN BUPATI MOJOKERTO